By HUMAS
Pada hari Rabu (2/10), Badan Koordinasi Orang Tua Murid dan Guru (BKOMG) Primary GIS 2 Serpong sukses menyelenggarakan acara ParenThink Talk yang kali ini menghadirkan Mona Ratuliu, seorang public figure sekaligus influencer yang telah banyak berkecimpung dalam dunia parenting. Dengan tema yang sangat relevan, "Be A Buddy, Not A Bully," acara ini menjadi ajang berbagi ilmu dan inspirasi bagi para orang tua tentang pentingnya mencegah dan menangani kasus bullying di lingkungan sekolah maupun rumah.
Acara yang digelar di Auditorium GIS 2 ini dihadiri oleh puluhan orang tua yang sangat antusias. Suasana hangat dan penuh semangat tampak sejak awal acara. Mona Ratuliu, yang terkenal dengan gaya bicara yang luwes dan akrab, berhasil menciptakan suasana diskusi yang interaktif dan mendalam. Ia membahas tentang pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak agar menjadi teman yang baik dan bukan pelaku bullying.

Dalam paparannya, Mona menekankan bahwa bullying adalah masalah serius yang dapat terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah dan keluarga. Oleh karena itu, kesadaran dan pemahaman orang tua mengenai pentingnya mencegah perilaku ini harus terus ditingkatkan. Mona mengingatkan bahwa anak-anak belajar dari contoh, sehingga peran orang tua sebagai teladan dalam berperilaku baik sangatlah penting.
"Sangat penting bagi kita untuk mengajarkan anak-anak menjadi 'buddy' atau sahabat yang baik, bukan seorang 'bully' yang menindas. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, serta lingkungan yang suportif di rumah, menjadi kunci dalam mencegah tindakan bullying," ujar Mona dalam sesi tersebut.
Mona juga memberikan tips-tips praktis kepada orang tua mengenai bagaimana cara mengajarkan anak untuk bersikap empati, mendengarkan teman-temannya, dan tidak mudah terpancing untuk melakukan kekerasan fisik maupun verbal. Ia menekankan bahwa membangun empati dan sikap saling menghargai antar anak sangatlah penting agar mereka bisa tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan positif.
Selain itu, acara ini juga memberikan kesempatan kepada para orang tua untuk mengajukan pertanyaan terkait tantangan-tantangan yang mereka hadapi dalam mendidik anak di era digital, di mana bullying juga bisa terjadi melalui media sosial (cyberbullying). Mona dengan senang hati menjawab setiap pertanyaan yang diajukan dengan memberikan solusi berdasarkan pengalamannya sebagai seorang ibu dari empat anak dan praktisi parenting.
Ketua BKOMG Primary GIS 2, Ibu Tata, dalam sambutannya mengatakan bahwa tema ini dipilih karena relevansinya dengan kondisi yang banyak dihadapi oleh orang tua saat ini. "Kami berharap acara ini dapat membuka wawasan para orang tua tentang bagaimana menghadapi masalah bullying secara bijak, serta membangun hubungan yang lebih dekat dan terbuka dengan anak-anak mereka," ungkapnya.

Acara ParenThink Talk ini tidak hanya sekadar memberikan edukasi kepada orang tua, tetapi juga menjadi forum untuk saling berbagi pengalaman antar sesama orang tua dalam mendidik anak di zaman yang semakin kompleks ini. Keberhasilan acara ini membuktikan bahwa GIS 2 Serpong, melalui BKOMG, terus berkomitmen untuk menyediakan program-program yang mendukung perkembangan keluarga, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak mereka.
Setelah sesi diskusi selesai, acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada Mona Ratuliu atas partisipasinya sebagai narasumber. Para orang tua yang hadir pun terlihat sangat puas dan berharap agar acara serupa dapat terus diselenggarakan di masa mendatang. Semangat untuk menjadi "buddy" bagi anak-anak mereka dan menanamkan sikap saling menghargai dalam keluarga menjadi pesan utama yang dibawa pulang oleh para peserta.
Dengan berlangsungnya acara ini, diharapkan GIS 2 Serpong terus menjadi wadah bagi orang tua, guru, dan siswa untuk saling mendukung dalam menciptakan komunitas yang bebas dari bullying, serta mendidik generasi muda dengan nilai-nilai empati, kebaikan, dan persahabatan yang kuat.